Minggu, 30 Desember 2007

Kisah Anne ..- Very Nice True Story

Ada pasangan suami isteri yang sudah hidup beberapa
lama tetapi belum
mepunyai keturunan. Sejak 10 tahun yang lalu, sang
istri terlibat aktif
dalam kegiatan untuk menentang ABORSI,karena menurut
pandangannya, aborsi
berarti membunuh seorang bayi.

Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang
istri hamil, sehingga
pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan
kabar baik ini kepada
famili, teman2 dan sahabat2, dan lingkungan
sekitarnya. Semua orang ikut
bersukacita dengan mereka. Dokter menemukan bayi
kembar dalam perutnya,
seorang bayi laki2 dan perempuan.Tetapi setelah
beberapa bulan, sesuatu
yang buruk terjadi. Tetapi bayi perempuan mengalami
kelainan, dan ia
mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba.
Dan kondisinya juga
dapat mempengaruhi kondisi bayi laki2. Jadi dokter
menyarankan untuk
dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki2
nya.

Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang
suami maupun sang
istri mengalami depressi. Pasangan ini bersikeras
untuk tidak menggugurkan
bayi perempuannya (membunuh bayi tsb), tetapi juga
kuatir terhadap
kesehatan bayi laki2nya. "Saya bisa merasakan
keberadaannya, dia sedang
tidur nyenyak", kata sang ibu di sela tangisannya.
Lingkungan sekitarnya
memberikan dukungan moral kepada pasangan
tersebut,dengan mengatakan bahwa
ini adalah kehendak Tuhan.

Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan
Tuhan, tiba-tiba dia
tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik
semua ini. Hal ini
membuatnya lebih tabah.Pasangan ini berusaha keras
untuk menerima fakta
ini. Mereka mencari informasi di internet, pergi ke
perpustakaan, bertemu
dengan banyak dokter, untuk mempelajari lebih banyak
tentang masalah bayi
mereka. Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa
mereka tidak sendirian.
Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi
yang sama, dimana bayi
mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga menemukan
bahwa beberapa bayi
akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu
memperoleh donor organ dari
bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka. Siapa
yang mau mendonorkan
organ bayinya ke orang lain ? Jauh sebelum bayi mereka
lahir, pasangan ini
menamakan bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus
bersujud kepada Tuhan.
Pada mulanya,mereka memohon keajaiban supaya bayinya
sembuh. Kemudian
mereka tahu, bahwa mereka seharusnya memohon agar
diberikan kekuatan untuk
menghadapi apapun yang terjadi, karena mereka yakin
Tuhan punya rencanaNya
sendiri.

Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup
sehat untuk
dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih
dari 2 jam. Sang
istri kemudian berdiskusi dengan suaminya, bahwa jika
sesuatu yang buruk
terjadi pada Anne, mereka akan mendonorkan organnya.
Ada dua bayi yang
sedang berjuang hidup dan sekarat, yang sedang
menunggu donor organ bayi.
Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata. Mereka
menangis dalam
posisi sebagai orang tua, dimana mereka bahkan tidak
mampu menyelamatkan
Anne. Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi
kenyataan yg akan
terjadi.

Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan
kedua bayinya dengan
selamat. Pada momen yang sangat berharga tersebut,
sang suami menggendong
Anne dengan sangat hati-hati, Anne menatap ayahnya,
dan tersenyum dengan
manis. Senyuman Anne yang imut tak akan pernah
terlupakan dalam hidupnya.
Tidak ada kata2 di dunia ini yang mampu menggambarkan
perasaan pasangan
tersebut pada saat itu. Mereka sangat bangga bahwa
mereka sudah melakukan
pilihan yang tepat (dengan tidak mengaborsi
Anne),mereka sangat bahagia
melihat Anne yang begitu mungil tersenyum pada mereka,
mereka sangat sedih
karena kebahagiaan ini akan berakhir dalam beberapa
jam saja.

Sungguh tidak ada kata2 yang dapat mewakili perasaan
pasangan tersebut.
Mungkin hanya dengan air mata yang terus jatuh
mengalir, air mata yang
berasal dari jiwa mereka yang terluka..

Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki
kesempatan untuk
melihat Anne. Keajaiban terjadi lagi, Anne tetap
bertahan hidup setelah
lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yang lebih banyak
bagi keluarga tersebut
untuk saling berbagi kebahagiaan. Tetapi Anne tidak
mampu bertahan setelah
enam jam.....

Para dokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur
pendonoran organ.
Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan
tsb bahwa donor tsb
berhasil. Dua bayi berhasil diselamatkan dari
kematian. Pasangan tersebut
sekarang sadar akan kehendak Tuhan. Walaupun Anne
hanya hidup selama 6 jam,
tetapi dia berhasil menyelamatkan dua nyawa. Bagi
pasangan tersebut, Anne
adalah pahlawan mereka, dan sang Anne yang mungil akan
hidup dalam hati
mereka selamanya...

============ =
Ada 3 point penting yang dapat kita renungkan dari
kisah ini :

1. SESUNGGUHYA, tidaklah penting berapa lama kita
hidup, satu hari ataupun
bahkan seratus tahun. Hal yang benar2 penting adalah
apa yang kita telah
kita lakukan selama hidup kita, yang bermanfaat bagi
orang lain.

2. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama
perusahaan kita telah
berdiri, satu tahun ataupun bahkan dua ratus tahun.
Hal yang benar2 penting
adalah apa yang dilakukan perusahaan kita selama ini,
yang bermanfaat bagi
orang lain.

3. Ibu Anne mengatakan "Hal terpenting bagi orang tua
bukanlah mengenai
bagaimana karier anaknya di masa mendatang, dimana
mereka tinggal, maupun
berapa banyak uang yang mampu mereka hasilkan. Tetapi
hal terpenting bagi
kita sebagai orang tua adalah untuk memastikan bahwa
anak2 kita melakukan
hal2 terpuji selama hidupnya, sehingga ketika kematian
menjemput mereka,
mereka akan menuju surga".

Mohon KEMURAHAN HATI Anda untuk menyebarkan kisah ini
kepada sanak keluarga
Anda, famili, teman2, rekan2 kerja, rekan2 bisnis,
atasan, bawahan, sebuah
kelompok organisasi ataupun perusahaan,PELANGGA
N,serta siapa saja yang
Anda
temui.

Ada 4 kemungkinan respon dari pihak2 yang telah
membaca kisah ini.

PERTAMA, cuek / tidak peduli / tidak mengerti kisah
ini.
KEDUA, tersentuh dengan kisah ini, tetapi tidak
melakukan apapun.
KETIGA,tersentuh dengan kisah ini, intropeksi diri,
lalu mengubah cara
pandang tentang hidupnya.
KEEMPAT, tersentuh, intropeksi diri, mengubah cara
pandang tentang
hidupnya, lalu bergerak aktif untuk memaknai hidupnya
sendiri dengan cara
memberikan makna bagi kehidupan orang lain.

Bila di antara sekian banyak orang yang memperoleh
kisah ini dari Anda, ada
satu saja yang termasuk kategori nomor EMPAT, ini
berarti Anda telah
berhasil mengubah hidup seseorang, dari sekedar
"Hidup" menjadi "Hidup Yang
Lebih Bermakna". Mereka sungguh beruntung dengan
kehadiran Anda di dunia
ini.

Berhentilah Untuk Selalu Memikirkan Kepentingan Diri
Sendiri, Jadikanlah
Kehadiran Anda Di Dunia Ini Sebagai RAHMAT Bagi Orang
Banyak dan Bagi
Orang2
Yang Anda Cintai (Ayah, Ibu, Saudara/i,Suami/ Istri,
Anak2 Anda, dst)


taken from email from Ratnawati

Tidak ada komentar: